Dua Value Gathering telah berlangsung di bulan Oktober lalu. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi komunitas temu darat yang membahas berbagai topik sesuai dengan permintaan peserta. Topik pertemuan pertama adalah “Creating Humor for Your Training” dengan pembicara Harry Subagya mendapat sambutan positif dari rekan-rekan Trainer. Sekitar 40 peserta telah berbagi dan berpartisipasi aktif dalam acara yang bertopik unik ini.
Harry membicarakan dan mempraktekkan berbagai kiat-kiat humor yang dapat dipakai di kegiatan pelatihan. Pertanyaan yang paling ditanyakan peserta adalah bagaimana memberikan humor itu sendiri padahal tidak semua orang merasa cukup humoris. Ternyata kuncinya justru ada pada si pembawa lelucon tersebut, apakah seseorang akan membuat lelucon menjadi lucu atau tidak. Harry pun memberikan kiat bila ternyata setelah lelucon dilontarkan ternyata tidak mendapat respon yang diharapkan.
Value Gathering yang kedua bertopik “Membangun Corporate Culture (Budaya Kerja) :
Berbagi Pengalaman Di Beberapa Kelompok Usaha” dan dibawakan oleh Dra. H. Umi Mahmudah Hani, psikolog, seorang praktisi Human Resources yang saat ini sedang menjabat Direktur HRD sebuah kelompok usaha properti. Kali ini peserta sebagian besar dikirim oleh perusahaan, salah satu perusahaan mengirimkan hingga 9 orang peserta sekaligus.
Dalam paparannya Umi menyampaikan berbagai usaha yang dilaluinya sejak masih di tingkat junior untuk meyakinkan manajemen puncak mengenai pentingnya budaya perusahaan. “Yang penting,” ujar Umi, “sebagai HRD kita tidak bosan-bosan berjualan ide pembentukan corporate culture ini agar mendapat dukungan dari berbagai pihak”. Corporate culture memang sangat beragam dan contoh-contoh yang diberikan meliputi berbagai kultur mulai dari grup perusahaan lokal hingga grup perusahaan retail, mulai kosmetik hingga manufaktur.

